Indahnya matahari ketika ia terbit dan ketika ia tenggelam. Matahari selalu tetap bersinar, sama halnya bagaikan Bulan, ia juga selalu bersinar. Matahari selalu bersinar disiang hari dan Bulan selalu bersinar dimalam hari. Yang membedakan antara Matahari dan Bulan hanya waktu dan ukuran yang berbeda. Mereka sama-sama bulat, sama-sama dilangit dan sama-sama menerangi tetapi secara bergantian. Kita seharusnya seperti itu, yang bisa selalu menerangi, walaupun dalam keadaan waktu sekarang ini kita menjadi berbeda. Tetapi jika kita tak bisa menerangi secara bersamaan, kita bisa saling menerangi secara bergantian. Mungkin semuanya akan terasa lebih dan lebih berwarna ketika kita melakukan seperti itu. Apakah kita tak ingin seperti Matahari dan Bulan? Yang bisa saling menerangi, walaupun tidak secara bersamaan.
Sungguh sulit untuk melakukan itu, mungkin hanya aku yang
bisa, sedangkan kamu? Masih tanda tanya. Aku selalu memikirkanmu,
mengkhawatirkanmu, ingin tahu keadaanmu. Tapi kita? Masih sibuk dengan kegiatan
masing-masing. Aku terus mencari celah dimana ada waktu luangku agar aku bisa
melihat keadaanmu. Aku sangat merindukan canda tawamu, kemanjaanmu, dan
perhatianmu.
Khawatir, sesuatu hal yang membuatku benar-benar terasa
terpenuhi dan meniadakan segala pikiran yang hanya tertuju kepadamu.
Kekhawatiranku membuatku merasa terisi isi dalam perutku, mengabaikan jadwal
makanku dan mengosongkan pikiran yang ada, tetapi satu pikiran yang masih tetap
bengkak sehingga aku tak bisa meniadakannya, yaitu khawatir akan keadaanmu. Aku
selalu menunggu kabar darimu, walaupun tak ada kabar, aku masih tetap saja
membaca pesan sms mu yang masih tersimpan di Hapeku.
Sungguh perasaan ini sangat luar biasa, sehingga aku lupa
akan segalanya dan hanya tertuju padamu. Aku memikirkanmu, mebayangkan canda
tawamu, senyummu, wajahmu, warna kulitmu yang sebanding dengan warna kulitku
dan sifatmu yang baik. Aku tak menyangka ketika aku mendapat kabar bahwa kamu
telah memiliki perubahan, yaitu dari cara berpakaianmu. Kamu telah mengabulkan
permintaanku yaitu aku menginginkan kamu berpakaian lebih muslimah. Hal
tersebut yang menambahkan rasa sayangku dan perasaan ini.
Aku sungguh sangat bersyukur telah bertemu denganmu,
sehingga aku merasakan rasanya bahagia.
Aku disini termenung, termenung akan kesalahan, kesalahan yang telah ku perbuat kepadamu. Aku tak tahu, apa yang kamu rasakan sekarang ini. Tapi aku sungguh menyesali perbuatan yang telah kulakukan. Aku terpaksa melakukan itu, aku terpaksa untuk tidak peka. Karena aku ingin kamu tahu apa yang aku rasakan. Tapi, keterpaksaan itu membuatku sakit, aku tak sanggup melakukan itu. Melakukan untuk tidak membalas sms mu dan untuk tidak mengabarimu. Sungguh tidak bisa ku lakukan hal itu, karena itu akan lebih membingungkanku.
Aku takut kamu ikut juga merasakan sakit, aku takut. Aku
terlalu bodoh! Terlalu bodoh untuk melakukan hal itu. Aku terlalu egois akan
perasaanku, tapi aku tak pernah mengerti perasaanmu. Aku selalu tak pernah
mengerti keadaanmu, kesibukanmu, sehingga aku lupa arti dari kata pengertian.
Aku hanya terlalu sering membuatmu pusing, pusing memikirkanku akan tingkahku
dan sikapku. Aku juga jarang membuat hal unik dari kebersamaan kita, tak
seperti masa lalumu, tapi aku akan berusaha untuk membuat segalanya menjadi
unik.
Aku rindu, rindu suasana kita yang dulu, suasana yang
romantis,sejuk, dan bahkan dunia ini terasa milik kita berdua. Aku rindu sapaan
dari kamu, sapaan disetiap paginya, mengingatkan sholat, selalu bertanya udah
makan atau belum. Aku juga rindu sama kata-kata yang sering kita ucapkan,
kata-kata yang menurutku unik untuk didengar. Yaitu kata panggilan diantara
kita, sikeleng gantengku/sikeleng cantikku, Pangeran/Permaisuri, dan sayang.
Tetapi, kata-kata yang sering kita ucapkan dan kita dengarkan itu seakan-akan
terasa mulai punah. Percakapan yang sering kita lakukan tidak seperti dulu,
percakapan yang terasa luar biasa itu perlahan-lahan tenggelam. Aku rindu
dengan semua itu, apakah bisa kita membuat suasana seperti itu kembali? Aku
bisa, kamu bisa?.
Maaf, aku minta maaf jika aku salah dalam menyikapi masalah
ini dan aku juga minta maaf atas emosi yang tak bisa ku kendalikan ini. Aku
cemburu, karena aku takut, takut kamu pergi dari ruang ini. Dan maaf, aku tak percaya
akan penjelasanmu, karena aku ragu. Keraguanku muncul ketika sikapmu berubah
dan ketidak pekaanmu yang terus mendorong mebuatku menjadi ragu.
Aku menganggapmu sebagai masa depanku, aku akan terus
berjuang, aku akan berusaha mengubah suasana ini kembali seperti yang lalu. Aku
ingin tetap bersamamu dan aku berharap kamu menganggapku sebagai masa depanmu.
Tolong! Lebih yakinkanlah aku, seperti aku pernah meyakinkanmu. Agar
kepercayaan ini bagaikan air yang terus mengalir, walaupun ada ketidak benaran yang
datang, tetapi tak akan membuat kepercayaan ini menjadi ragu.
Wajar sajalah jika aku harus terdiam, karena aku menunggu sesuatu yang setiap paginya selalu aku dapatkan, yaitu sapaan darimu. Entah mengapa aku merasa sakit ketika pengharapan itu tak kunjung datang. Aku tak tau, mengapa kamu tak memberi sapaan kepadaku. Tapi mungkin kamu terlalu sibuk dengan apa yang kamu kerjakan sekarang ini. Sehingga kamu lupa untuk memberikan sapaan kepadaku. Yah, tak mengapa jika memang tak sempat. Aku memaklumi itu, karena aku tak mau mejadi orang yang egois.
Sungguh, perasaan ini terus membayang-bayangiku. Sehingga
aku bingung! Bingung dengan jawaban atas semua ini. “Perasaan? Apa yang aku
rasakan? Entahlah! Masa bodoh!” terlintas kata-kata tersebut pernah aku
ucapkan. Karena apa terucap? Karena perasaan yang seharusnya dingin dan
sekarang kembali mulai memanas.
Haruskah aku berteriak akan perasaanku ini? Harus?. Perasaan
ini yang membuatku kuat, kuat untuk bertahan denganmu. Walaupun ketidak
pekaanmu yang membuatku bingung. Tapi jauh dilubuk hati ini perasaan, hati dan
mata ini tetap tertuju kepadamu. Aku mengerti, mungkin ketidak pekaanmu
disebabkan karena aku. Iya aku! Aku yang jarang memberi perhatian kepadamu, aku
yang tak bisa menghiburmu, aku yang tak bisa membuatmu senang dan aku yang tak
bisa memberikan segalanya.
Rasa ini terkadang membuatku senang, sedih dan emosi. Apakah ini unsur yang terdapat di dalam kata CINTA? SAYANG?. Yah, aku harus menghadapi itu, karena itu mungkin yang membuat perasaan ini seperti permen Nano-nano. Walapun seperti permen nano-nano, tapi bisa saja Hitam dan Putih diantara kita menjadi lebih berwarna seperti Pelangi.
Mungkinkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Mungkin?
Sedangkan kamu tidak peka. Mengapa perasaan ini? Apa yang terjadi? Dan kemana
kamu yang dulu? Kamu yang dulu yang membuat perasaan ini menjadi indah? Kamu
yang membuat perasaan ini menjadi terspesialkan? Dan kamu yang membuat perasaan
aneh ini menjadi luar biasa. Aku rindu kamu, rindu kamu yang dulu, yang peka,
yang perhatian, yang bisa membuatku tertawa.
Sekarang aku hanya bisa terdiam dan berharap kamu yang dulu
kembali. Lihatlah aku! Pandanglah aku! Adakah kamu mengkhawatirkan aku?
Perasaanku? Perasaan ini terus tumbuh seperti halnya kuku walaupun harus
digunting dengan ketidak pekaanmu. Tetapi perasaan ini tidak akan pernah habis.
Aku yang mungkin terlalu memikirkanmu dan terlalu
menyayangimu, sehingga aku terlalu sering menjatuhkan air mataku. Perasaan ini
tak akan pernah pudar, jika kamu tidak berpaling dariku. Perasaan ini yang
menurutku tulus, dan membuat hal ini untuk tidak mau memulai lembar baru
kembali. Perasaan ini juga yang akan terus berjuang untuk membuatmu senang. Dan
perasaan ini yang akan terus berusaha untuk tetap sabar dan membuatmu peka
kembali terhadapku.
Perasaan ini tak pernah salah, tapi aku yang salah dalam
menyikapinya. Karena aku terlalu sibuk mengkhawatirkan kamu. Harus ku katakan
“Jangan ganggu aku dulu untu sementara waktu, kabari aku jika kamu yang dulu
telah kembali dan maaf, hati ini tertuju hanya untuk kamu yang dulu”. Selamat
bersenang-senanglah untuk sementara waktu karena aku tidak akan mengganggumu.
Cukup sulit untuk mengatakan itu, tapi ketidak pekaanmu yang membuatku harus
mengatakannya. Andaikan saja kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan, mungkin
kamu akan peka.
Aku terpaksa melakukan ini, aku tak tahan untuk tidak
memberi kabar dan aku juga tak tahan untuk bersikap cuek. Sangat sulit untuk
melakukan itu, karena ada satu alasan yang membuatku sulit untuk melakukan hal
itu. Yaitu perasaan ini sungguh benar-benar kuat yang hanya tertuju padamu yang
menyebabkan sehingga aku menyayangimu. Salahkah aku dalam perasaan ini? Salahkah jika perasaan ini melebihi batas?
Aku bukan seperti koleksimu, yang diletakkan dan dilihat
olehmu lalu terabaikan. Aku juga bukan selembaran kertas yang mudah saja
diremas. Dan aku juga bukan bonekamu yang kamu mainin sesuka hatimu. Inilah
aku, aku ya aku. Dari pada menjadi itu semua, lebih baik aku menjadi
kacamatamu, yang selalu ada dan selalu membantumu dalam penglihatanmu.
Pernahkah kamu merasakan apa yang aku rasakan?
Aku bertanya dan terus bertanya akan semua ini dan apa maksud dari semua ini? Entahlah!
Perasaan ini seakan-akan terus membayang-bayangi. Dia? Iya kamu? Kemanakah kamu
yang saat ini aku butuhkan. Aku kesepian disini, menyendiri dan terus berharap
akan sapaan darimu. Sungguh perasaan ini terlalu dalam, sehingga membuatku
harus bertahan dengan kekuatan yang aku miliki. Ketegaran yang ku miliki
mungkin akan cukup untuk membuatku bertahan hingga nanti kita harus terpisahkan
oleh maut yang menjemput.
Terkadang seperti inilah aku, yang selalu bingung, bimbang
akan dirimu. Untuk berkata kepadamu akan hal ini akupun juga bingung, karena
aku ingin menyimpan kebingungan ini yang harus membuatku sakit. Dalam hati
ingin sekali kamu membuatku yakin kepadamu disaat suasana seperti ini. Tapi
mungkin kamu tak bisa untuk melakukan hal itu, kamu masih harus mengerjakan
tugas yang lainnya.
Disaat sesibukmu itu pula, kamu membuatku cemburu, membuatku
bimbang kepadamu. Kenapa disaat suasana seperti ini kamu melakukan hal itu?
Kenapa?. Aku tak tahu apa maksud dari semua ini. Seakan-akan aku tersesat dan
tak tau arahku kemana. Aku butuh seseorang yang dapat membuatku yakin agar aku
tidak tersesat. Aku tak mau jatuh ke lubang yang sama untuk ke sekian kalinya.
Yang ku butuhkan hanyalah kamu, kamu yang bisa membuatku senang dan sedih. Tapi
sekarang kamu kemana? Oh iya, kamu terlalu sibuk untuk meluangkan waktumu
kepadaku.
Mungkin aku terlalu berharap sehingga aku lupa akan diriku
ini. Diriku yang tidak sesempurna seperti yang lainnya. Tapi aku bersyukur,
bersyukur akan diriku ini. Mungkin semua ini hanya cobaan yang datang. Sampai
seberapa manakah aku bisa mempertahankan dia? Jawabanku adalah, sampai ajal
telah menjemput.
Cukup mengesankan akan ketidak pekaanmu dan tingkah lakumu
itu. Aku hanya bisa tersenyum ketika aku tahu kamu memerhatikan seseorang. Tapi
dibalik senyuman itu mengandung beberapa makna. Mungkin kamu sudah tahu
maksudnya apa.
Yang terjadi biarkan saja berlalu, buatlah ini seperti air
yang terus mengalir. Kalaupun ada batu yang menghalang harus tetap sabar,
seperti sekarang ini. Tak banyak yang bisa kukatakan, tapi intinya aku sayang
kamu. Seberapa kali tingkahmu yang membuatku terus-terusan menjadi bingung aku
akan tetap menghadapinya, mencoba untuk terus bersabar dan tersenyum.
Kebingungan ini membuatku sakit, tapi menjadikanku kuat. Dan
kebingungan ini akan terbalaskan dengan sesuatu hal yang indah. Sesuatu hal
yang indah yang ku inginkan dari kamu.
Bisnis online? Mungkin sebagian orang tau apa itu bisnis online. Bisnis Online adalah suatu bisnis yang dijalankan memalui internet. Tapi kali ini berbeda, bisnis online yang saya promosikan dalah bisnis yang saling mebantu satu sama lainnya. Mau tau apa?
Ayo lanjutkan membacanya lagi.
1. MMM
Saya telah menjalankan ini dan saya telah berhasil mendapatkan keuntungan dari sini. Tapi sayangnya, bisnis ini mulai redup. Entah kapan bisnis ini kembali berjalan normal. Tapi kalau ingin tau selengkapnya. Klik ini MMM Asia.

Untuk panduan cara mendaftar Klik MMM dan pendaftarannya GRATIS!
Tapi saya sarankan harus berhati-hati. Lihat informasi diekitar atau dari internet. Apabila sistem sudah kembali berjalan normal. Maka bergabunglah. Join to MMM.
2. SMS NUSA
Kalau yang ini, saya baru memulainya. Soalnya saya berpindah alih dari MMM ke SMS NUSA. Tapi di MMM saya tetap menjalankan, tapi tidak terlalu fokus. Nah kalau yang ini bentar lagi saya merasakan hasilnya. Walaupun cuma dikit. Hehe
Oke langsung saja kunjungi aja SMS Nusa. Ini dia, klik SMS Nusa

Untuk cara pendaftaran silahkan hub ane : 082363339989 or Pin : 7DFB778A
Tapi perbedaannya, kalau yang ini mesti pake tiket gan. Dan harga tiketnya 100ribu/akun. Kalau MMM gratis daftarnya, tanpa tiket.
Terserah agan mau ikut gabung atau tidak. Yang penting ane sudah ngasi informasi, karena ane udah dapat hasilnya. Kalau ragu mendingan gausah ikut gabung gan. Sesuatu yang di paksakan itu gak berjalan baik nanti. Hehe..
Cukup sekian dari saya. Wassalamu'alaikum wr. wb.
Salam Trooz -_-
Ayo lanjutkan membacanya lagi.
1. MMM
Saya telah menjalankan ini dan saya telah berhasil mendapatkan keuntungan dari sini. Tapi sayangnya, bisnis ini mulai redup. Entah kapan bisnis ini kembali berjalan normal. Tapi kalau ingin tau selengkapnya. Klik ini MMM Asia.
Untuk panduan cara mendaftar Klik MMM dan pendaftarannya GRATIS!
Tapi saya sarankan harus berhati-hati. Lihat informasi diekitar atau dari internet. Apabila sistem sudah kembali berjalan normal. Maka bergabunglah. Join to MMM.
2. SMS NUSA
Kalau yang ini, saya baru memulainya. Soalnya saya berpindah alih dari MMM ke SMS NUSA. Tapi di MMM saya tetap menjalankan, tapi tidak terlalu fokus. Nah kalau yang ini bentar lagi saya merasakan hasilnya. Walaupun cuma dikit. Hehe
Oke langsung saja kunjungi aja SMS Nusa. Ini dia, klik SMS Nusa
Untuk cara pendaftaran silahkan hub ane : 082363339989 or Pin : 7DFB778A
Tapi perbedaannya, kalau yang ini mesti pake tiket gan. Dan harga tiketnya 100ribu/akun. Kalau MMM gratis daftarnya, tanpa tiket.
Terserah agan mau ikut gabung atau tidak. Yang penting ane sudah ngasi informasi, karena ane udah dapat hasilnya. Kalau ragu mendingan gausah ikut gabung gan. Sesuatu yang di paksakan itu gak berjalan baik nanti. Hehe..
Cukup sekian dari saya. Wassalamu'alaikum wr. wb.
Salam Trooz -_-
Sesuatu yang dipaksakan tidak akan berjalan dengan baik. Begitu pula aku, aku tak akan memaksakanmu untuk peka terhadapku. Tapi aku minta, “Ku mohon, Pekalah”. Sering kata itu terucap dalam hatiku. Aku selalu menyimpan kata-kata itu didalam jauh lubuk hati ini. Tak heran, jika aku sering melamun, membayangkan dirimu. Bagaiman rasanya bila kamu peka kepadaku. Aku selalu berharap, semoga yang aku bayangkan dan yang aku sering katakan didalam hati itu tersampaikan.
Hal yang terkadang sering aku ingat adalah seyummu. Setiap
bangun pagi, aku terbayang akan senyummu. Senyumanmu yang selalu memberikan aku
semangat disetiap pagi walaupun itu hanya ingatan, membayangkan. Ingin sekali
rasanya, kamu memberikan senyumanmu disaat aku terbangun dari tidurku. Oh,
sungguh membuatku benar-benar ingin selalu didekatmu.
Tapi aku terlalu berharap akan sesuatu yang aku inginkan
kepadamu. Apakah aku bisa mendapatkannya? Apakah kamu akan mengabulkan
harapanku? Itu masih tanda tanya?. Aku akan terus memberikan perhatianku
kepadamu. Pernah sesekali aku berharap akan perhatianmu darimu. Tapi kapan?
Mungkin sekarang ini kamu masih sibuk dengan tugas-tugasmu. Akupun mengerti
itu.
Aku akan terus bersabar untuk menunggu perhatian darimu. Dan
aku terus-terus bersabar untuk menunggu perhatian itu datang kembali, seperti
waktu itu.
”Akupun ingin diperhatikan” kata-kata itu sering terucap
pula dalam hatiku. Aku tak bisa memaksakanmu untuk memperhatikanku. Tetapi jika
hati dan perasaanmu ditujukan kepadaku, pasti perhatian itu datang kepadaku,
bukan kepada orang lain.
Aku ingin kamu tetap bersamaku, melalui hari-hari berdua
bersama. Dan yang terlebih menjadi teman sepanjang hidupku, teman terspesial.
“Ana Uhibbuki Fillah({})” status yang pernah aku buat untukmu. Yang berartikan
“AKU SAYANG KAMU KARENA ALLAH({})”. Jadi teringat akan hal yang lalu, aku
pernah berdoa “Ya Allah, sekiranya aku jatuh cinta. Maka jatuhkanlah cintaku
pada seseorang yang melabuhkan cintanya kepada-Mu. Agar bertambah kekuatanku
untuk mencintai-Mu.
Kapan kamu akan peka kepadaku? Kapan aku bisa mendapatkan
kembali perhatianmu?
Semua ini tentang hati dan perasaan ini. Hati dan perasaan ini perlu perhatian dan bujukan, bukan sakit-sakit dan marah-marah terus.
Semua ini tentang hati dan perasaan ini. Hati dan perasaan ini perlu perhatian dan bujukan, bukan sakit-sakit dan marah-marah terus.
Curiga? Mungkin setiap orang tau arti curiga. Curiga itu seperti sebuah sifat yang didalamnya terdapat ketidakpercayaan. Itulah yang aku alami ssekarang ini. Wajar saja bila aku curiga. Tingkah lakumu yang membuat aku curiga. Dari dunia maya sudah terlihat jelas, apa mungkin di dunia nyata lebih parah dari yang aku bayangkan? Ku harap itu tidak terjadi.
Bagaimana mungkin aku tidak curiga. Tingkah lakunya pada
awal bulan agustus saja sudah mulai berubah, tidak seperti yang dulu ku kenal.
Dan sekarang, tingkah lakunya mengingatkanku pada awal bulan agustus. Dia sudah
mulai berani memperhatikan orang lain dari kejauhan. Sungguh malang diriku yang
terus dan selalu menjaga hati dan perasaan ini untuknya.
Terlebih dari semua itu, salah satu yang paling membuatku
kesal. Ketika alasan-alasan mu tak pernah aku gubris. Aku selalu berpikir bahwa
aku salah, salah dalam menilai alasanmu itu. Aku terlalu egois. Seharusnya aku
berpikir dahulu sebelum aku tak menggrubis alasan-alasanmu itu. Tapi apadaya,
ketidak pekaanmu membuatku berpikir untuk tak menggrubis alasanmu.
Setiap malam hatiku selalu berkata “Apakah dia masih
memperdulikanku? Apakah dia masih menjaga hati dan perasaanya buatku?”. Aku tak
mengetahui itu. Aku selalu mencoba untuk tegar. Aku selalu mencoba untuk tidak
berprasangka buruk kepadamu. Tetapi, setelah aku berhasil mengabaikan pikiran
negatif ini. Kamu mulai kembali membuatku berprasangka buruk kepadamu.
Aku tak pernah tahu keinginanmu. Aku selalu mencoba memberi
kabar sesibuk apapun. Aku telah mencoba untuk cuek, tetapi selalu tidak bisa.
Hati kecil ini selalu berkata “Jangan”. Sebab sanngat sulit untuk menahan itu.
Aku akan berusaha membuatmu senang tanpa ada satu alasan pun membuatmu sedih
karena rasa tangis itu dapat membuatmu teriris.
Jangan buat aku terus-terusan curiga kepadamu. “Aku ini
siapa sebenarnya didalam hatimu? Apakah aku penting buatmu?”. Aku akan tetap
sabar, sabar dalam menghadapimu yang tidak pekaan. Ada waktunya semua ini akan
terjawab. Dan merasakan indahnya dari perjalanan kisah kita ini.
Tak ku lupakan doa yang selalu terucap dari hati kecil ini,
“Aku menyayangimu lewat doa({})”.
Aku tak bisa membayangkan apa yang terjadi hari ini,esok dan seterusnya. Aku hanya bisa diam, tapi terus berjuang demi hal-hal yang aku tujukan. Setiap orang punya kisahnya masing-masing. Dan dalam kisah tersebut,pasti ia harus berjuang. Aku telah berjuang sekuat dan semampu yang aku bisa. Tapi terkadang aku berpikir, apakah aku pantas? Pantas dengan dia? Dia yang rajin,baik dan cantik. Sedangkan aku? Aku hanyalah manusia biasa yang diciptakan dan ditakdirkan untuk keberhasilanku, jika aku tidak bermalas-malasan.
Aku tahu, aku hanya anak seorang pedagang Bakso yang setiap
harinya harus ikut membantu orang tuaku agar terpenuhi biaya kuliahku dan agar
terpenuhi pula biaya kehidupan keluargaku. Aku tak sesempurna dia, masa lalumu
yang telah membuat hari-harimu indah. Aku tak sesempurna dia, yang bisa selalu
melindungimu setiap waktu. Aku tak sesempurna dia, yang lebih ganteng, lebih
keren dan lebih kaya. Sedangkan aku? Buruk, Gembel, dan sederhana. Aku hanya
orang sederhana, yang tak bisa memberimu apa-apa. Aku hanya orang yang bisa
menyusahkanmu saja. Aku hanya orang yang membuatmu hari-harimu kacau, kacau
karena ke egoisanku.
Aku tak tau kenapa aku bisa memilikimu, walaupun itu belum
sah, belum adanya sertifikat hak milik. Tapi terkadang aku bingung, bingung
dengan perasaanku. Ketidak pekaanmu yang membuatku bingung. Jangan katakan
kalau aku ini hanyalah pelarianmu, pelampiasanmu dan jangan katakan kalau semua
ini hanya keterpaksaan. Aku tak tau harus bagaimana? Aku hanya bisa mencurahkan
ini dengan sesuatu yang selalu ada, Laptopku.
Berbagai cara akan
tetap aku lakukan untuk membuatmu peka kepadaku. Walaupun aku hanya orang yang
sederhana, aku akan berjuang, berjuang mencapai keberhasilanku untuk
mendapatkan salah satu tujuanku, yaitu kamu. Terkadang tingkahmu seakan-akan
membuatku bingung dengan semua ini. Tolong, jangan membuatku bingung
terus-terusan, sehingga aku kepikiran dan khawatir sama kamu.
Setiap orang pastinya ingin lebiih banyak bahagianya dari
pada sakitnya. Sampai kapan sakit ini akan terus berlanjut? Aku Cuma minta jaga
hati, mata dan perasaan ini. Itu aja kok, gak lebih. Itu aja yang kamu lakuin
udah buat aku bahagia kok. Jangan terlalu sering membuatku bingung, bingung itu
menyakitkan.
Aku tetap menunggumu, perasaan ini yang membuatku untuk
tetap mempertahankanmu dan memperjuangkanmu. Aku tak menggubris apa kata
mereka. Dimata dan dihatiku hanya kamu. Seseorang yang benar-benar aku tunggu
kehadirannya dan akhirnya kehadirannya benar-benar membuatku lebih mengerti
arti dari kata “Berjuang”.
Berikanlah putih, sudah cukup kau berikan hitam.
Sholat Tahajud
Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari dimulai sesudah Isya sampai menjelang subuh dan dikerjakan setelah tidur. Sholat tahajud sering disebut juga sholat malam. Shalat Tahajud merupakan shalat sunah yang tidak pernah di tinggalkan oleh Rasulullah SAW selama hidupnya.
Tata Cara Sholat Tahajud
1. Niat
Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah"
2. Membaca Surah Al-Fatihah
3. Lanjutkan dengan membaca salah satu Surah Al-Qur'an
Contohnya seperti surah Al-Kafirun :
4. Lanjutkan seperti melaksanakan Sholat sunnat biasa
---------------------------------------------
NB : Jumlah raka'at dalam Sholat Tahajud 2 raka'at lalu disambut dengan salam dan jumlahnya tidak terbatas, sesuai kemampuan.
Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan
memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya di berikan di tangan kanan.
==-==-==-==-==-==-==-==-==
Cukup sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat.
Trooz -_-
Bacaan Niat Sholat 5 Waktu
1. Bacaan Niat Sholat Shubuh/Subuh (2 Roka'at)
Ushollii fardlolsh shubhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu shubuh dua raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
2. Niat Sholat Dhuhur/Zuhur/Lohor (4 Roka'at)
Ushollii fardlodh dhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu dhuhur empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
3. Niat Sholat Ashar/Asar (4 Roka'at)
Ushollii fardlol 'ashri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :"Aku sengaja sholat fardlu ashar empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
4. Niat Sholat Maghrib/Magrib (3 Roka'at)
Ushollii fardlol maghribi tsalaatsa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :"Aku sengaja sholat fardlu maghrib tiga raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
5. Niat Sholat Isya/Isa (4 Roka'at)
Ushollii fardlol 'isyaa-i arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu isya empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah"
-----
Keterangan Tambahan :
Jika sholat berjamaah sebagai imam maka tambahkan imaaman setelah adaa-an. Sedangkan jika sholat jamaah sebagai makmum tambahkan ma'muuman setelah adaa-an. Jika tidak sholat sebagai imam maupun ma'mum, maka langsung dari adaa-an ke lillaahi ta'aalaa.
==-==-==-==-==-==
Cukup sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat.
Trooz -_-














