Posted by : Unknown Tuesday, 28 October 2014


Indahnya matahari ketika ia terbit dan ketika ia tenggelam. Matahari selalu tetap bersinar, sama halnya bagaikan Bulan, ia juga selalu bersinar. Matahari selalu bersinar disiang hari dan Bulan selalu bersinar dimalam hari. Yang membedakan antara Matahari dan Bulan hanya waktu dan ukuran yang berbeda. Mereka sama-sama bulat, sama-sama dilangit dan sama-sama menerangi tetapi secara bergantian. Kita seharusnya seperti itu, yang bisa selalu menerangi, walaupun dalam keadaan waktu sekarang ini kita menjadi berbeda. Tetapi jika kita tak bisa menerangi secara bersamaan, kita bisa saling menerangi secara bergantian. Mungkin semuanya akan terasa lebih dan lebih berwarna ketika kita melakukan seperti itu. Apakah kita tak ingin seperti Matahari dan Bulan? Yang bisa saling menerangi, walaupun tidak secara bersamaan.

Sungguh sulit untuk melakukan itu, mungkin hanya aku yang bisa, sedangkan kamu? Masih tanda tanya. Aku selalu memikirkanmu, mengkhawatirkanmu, ingin tahu keadaanmu. Tapi kita? Masih sibuk dengan kegiatan masing-masing. Aku terus mencari celah dimana ada waktu luangku agar aku bisa melihat keadaanmu. Aku sangat merindukan canda tawamu, kemanjaanmu, dan perhatianmu.

Khawatir, sesuatu hal yang membuatku benar-benar terasa terpenuhi dan meniadakan segala pikiran yang hanya tertuju kepadamu. Kekhawatiranku membuatku merasa terisi isi dalam perutku, mengabaikan jadwal makanku dan mengosongkan pikiran yang ada, tetapi satu pikiran yang masih tetap bengkak sehingga aku tak bisa meniadakannya, yaitu khawatir akan keadaanmu. Aku selalu menunggu kabar darimu, walaupun tak ada kabar, aku masih tetap saja membaca pesan sms mu yang masih tersimpan di Hapeku.

Sungguh perasaan ini sangat luar biasa, sehingga aku lupa akan segalanya dan hanya tertuju padamu. Aku memikirkanmu, mebayangkan canda tawamu, senyummu, wajahmu, warna kulitmu yang sebanding dengan warna kulitku dan sifatmu yang baik. Aku tak menyangka ketika aku mendapat kabar bahwa kamu telah memiliki perubahan, yaitu dari cara berpakaianmu. Kamu telah mengabulkan permintaanku yaitu aku menginginkan kamu berpakaian lebih muslimah. Hal tersebut yang menambahkan rasa sayangku dan perasaan ini.

Aku sungguh sangat bersyukur telah bertemu denganmu, sehingga aku merasakan rasanya bahagia.

{ 1 comments... read them below or add one }

Welcome to My Blog

Iklan

Popular Post

- Copyright © MBayuSaputro -Notes- Powered by Blogger -