Posted by : Unknown Monday, 13 October 2014


Aku tak bisa membayangkan apa yang terjadi hari ini,esok dan seterusnya. Aku hanya bisa diam, tapi terus berjuang demi hal-hal yang aku tujukan. Setiap orang punya kisahnya masing-masing. Dan dalam kisah tersebut,pasti ia harus berjuang. Aku telah berjuang sekuat dan semampu yang aku bisa. Tapi terkadang aku berpikir, apakah aku pantas? Pantas dengan dia? Dia yang rajin,baik dan cantik. Sedangkan aku? Aku hanyalah manusia biasa yang diciptakan dan ditakdirkan untuk keberhasilanku, jika aku tidak bermalas-malasan.

Aku tahu, aku hanya anak seorang pedagang Bakso yang setiap harinya harus ikut membantu orang tuaku agar terpenuhi biaya kuliahku dan agar terpenuhi pula biaya kehidupan keluargaku. Aku tak sesempurna dia, masa lalumu yang telah membuat hari-harimu indah. Aku tak sesempurna dia, yang bisa selalu melindungimu setiap waktu. Aku tak sesempurna dia, yang lebih ganteng, lebih keren dan lebih kaya. Sedangkan aku? Buruk, Gembel, dan sederhana. Aku hanya orang sederhana, yang tak bisa memberimu apa-apa. Aku hanya orang yang bisa menyusahkanmu saja. Aku hanya orang yang membuatmu hari-harimu kacau, kacau karena ke egoisanku.

Aku tak tau kenapa aku bisa memilikimu, walaupun itu belum sah, belum adanya sertifikat hak milik. Tapi terkadang aku bingung, bingung dengan perasaanku. Ketidak pekaanmu yang membuatku bingung. Jangan katakan kalau aku ini hanyalah pelarianmu, pelampiasanmu dan jangan katakan kalau semua ini hanya keterpaksaan. Aku tak tau harus bagaimana? Aku hanya bisa mencurahkan ini dengan sesuatu yang selalu ada, Laptopku.

Berbagai  cara akan tetap aku lakukan untuk membuatmu peka kepadaku. Walaupun aku hanya orang yang sederhana, aku akan berjuang, berjuang mencapai keberhasilanku untuk mendapatkan salah satu tujuanku, yaitu kamu. Terkadang tingkahmu seakan-akan membuatku bingung dengan semua ini. Tolong, jangan membuatku bingung terus-terusan, sehingga aku kepikiran dan khawatir sama kamu.
Setiap orang pastinya ingin lebiih banyak bahagianya dari pada sakitnya. Sampai kapan sakit ini akan terus berlanjut? Aku Cuma minta jaga hati, mata dan perasaan ini. Itu aja kok, gak lebih. Itu aja yang kamu lakuin udah buat aku bahagia kok. Jangan terlalu sering membuatku bingung, bingung itu menyakitkan.

Aku tetap menunggumu, perasaan ini yang membuatku untuk tetap mempertahankanmu dan memperjuangkanmu. Aku tak menggubris apa kata mereka. Dimata dan dihatiku hanya kamu. Seseorang yang benar-benar aku tunggu kehadirannya dan akhirnya kehadirannya benar-benar membuatku lebih mengerti arti dari kata “Berjuang”.

Berikanlah putih, sudah cukup kau berikan hitam.

{ 1 comments... read them below or add one }

Welcome to My Blog

Iklan

Popular Post

- Copyright © MBayuSaputro -Notes- Powered by Blogger -